KENAIKAN BBM

Kenaikan Harga BBM Mengerucut “Satu Harga”

SBY,BBM

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Senin (29/4) menggelar sidang kabinet terbatas membahas kebijakan pengendalian subsidi bahan bakar minyak (BBM). Dalam rapat yang berlangsung di Kantor Presiden itu SBY cenderung memilih kebijakan satu harga, bukan dua harga seperti yang santer diberitakan sebelumnya.

Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengungkapkan dalam pembicaraan yang berlangsung dengan tiga menko dan menteri terkait lainnya, pembicaraan mengenai BBM bersubsidi tidak membicarakan soal dua harga.

“Tadi tidak sampai pembicaraan ke sana (dua harga). Mengerucut pada 1 harga, bukan 2 harga,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Namun, Julian memastikan kebijakan itu tidak mengorbankan kelompok masyarakat kecil yang akan terdampak pasca kenaikan BBM nanti.

“Yang pasti kebijakan itu akan dipusatkan dengan tidak mengorbankan kelompok masyarakat yang terdampak. Kebijakan itu bisa memberikan manfaat,” tuturnya.

Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana, kebijakan subsidi BBM akan disampaikan oleh Presiden dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas).

“Besok Presiden akan sampaikan soal itu (kebijakan BBM) dan hal-hal lain,” katanya usai menghadiri sidang. Namun, Armida tidak mau menyampaikan kebijakan pengendalian yang dipilih Presiden. “Mungkin menteri lain mau kasih bocoran, tapi besok beliau (SBY) akan ngomong,” tambahnya.

Menteri ESDM Jero Wacik membenarkan Presiden akan mengumumkan soal kebijakan BBM hari ini. “Besok (hari ini, red) Presiden akan umumkan di Musrenbangnas. Akan diumumkan opsi yang diambil,” jelasnya.

Jero mengakui selama ini memang berkembang opsi mengenai pemberlakukan dua harga BBM. Tapi kemudian banyak komentar yang menyatakan jika pemberlakuan dua harga BBM bakal repot. Di DPR juga banyak masukan agar pemerintah tidak memberlakukan dua suara komentar sebaiknya jangan dua harga. Jero mengaku, pihaknya juga melakukan contoh ke beberapa gubernur usul lebih praktis satu harga, cuma di bawah Rp 6.500.

“Jadi kemungkinan satu harga sesuai keinginan masyarakat, dan di bawah Rp6.500. Nanti lah (berapanya). Itu yang kita hitung berapa,” lanjut Jero.

Kalau misalnya nanti opsinya satu harga, pemerintah akan  hitung berapa besar dampaknya terhadap angka inflasi.

“Kalau inflasinya lumayan, harus diyakinkan proteksi kepada rakyat miskin. Kompensasi harus jelas, apa saja, berapa, dalam bentuk apa, ada bentuk raskin, PKH, bantuan sekolah beasiswa miskin itu ditambah. Rumah sakit ada juga berupa cash.  Kalau tidak rakyat miskin tak terlindungi. Presiden minta sapanjang yang miskin terlindungi, maka kita lalukan,” jelas dia.

Sebelumnya, saat tiba di Tanah Air setelah melakukan kunjungan kenegaraan ke beberapa negara akhir pekan lalu SBY mengakui ada sejumlah kendala jika penerapan kenaikan BBM menggunakan opsi dua harga.

“Apakah memungkinkan secara teknis di lapangan diberlakukan sistem dua harga itu, kalau memang tidak memungkinkan, risikonya terlalu besar, tentu tidak mungkin itu pemerintah pilih,” kata SBY belum lama ini.

Sumber : http://www.suaramerdeka.com

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | Leave a comment

INFO HARGA BAWANG MERAH

 

PENIMBUNAN STOK : Harga Bawang Merah Masih Tinggi

 

stok bawang merah

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suryamin menduga adanya praktik penimbunan komoditas bawang merah yang dilakukan oleh para pedagang. Hal ini membuat harga bawang merah di pasaran masih mahal dibandingkan bawang putih yang sudah turun drastis.

“Harga bawang merah di tingkat produsen atau petani sudah turun. Artinya kalau ada kenaikan, yang mempertahankan kenaikan itu adalah pedagang,” kata dia di Jakarta, Rabu (1/5/2013).

Dia mengungkapkan, hal itu sengaja dilakukan untuk mengeruk keuntungan lebih besar. “Kalau untuk memenuhi kebutuhan, respon petani itu cepat. Jadi kalau ada kenaikan, tingkatannya berada di level pedagang. Seharusnya kalau di tingkat petani sudah turun, harga di pasar otomatis turun,” jelasnya.

Dari catatan BPS, bawang merah masih menyumbang inflasi sebesar 0,07%. Sebanyak 57 kota IHK mengalami kenaikan dengan inflasi tertinggi di daerah Padang sebesar 45%. Padahal bawang putih sendiri telah berkontribusi deflasi dengan andil 0,18%.

Di sisi lain, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Sasmito Hadi Wibowo mengungkapkan akibat harga bawang merah yang masih cukup tinggi, deflasi di bulan April 2013 tidak terlalu dalam.

“Kalau harga bawang merah sudah bisa lebih stabil atau turun di April ini, seperti bawang putih, seharusnya Indonesia bisa alami deflasi lebih dari 0,1%,” tutur dia.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, saat ini harga rata-rata bawang merah di Jakarta masih tergolong tinggi sebesar Rp 41.200 per kilogram (kg). Sedangkan bawang putih sudah turun hingga Rp 26.600 per kg

Sumber : Liputan6.com

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

ERA BUNG KARNO : Reformasi Agraria

Reformasi Agraria Bung Karno

bung karno refUsaha merombak sistem  agraria warisan kolonial sudah dimulai sejak awal masa  kemerdekaan. Tekad  kuat untuk melikuidasi tatanan agraria yang timpang, dengan meredistribusi tanah bagi buruh tani serta  petani miskin, sudah muncul di kalangan pemerintahan, partai politik dan organisasi rakyat. Umumnya, tuntutan refomasi agraria pasca proklamasi kemerdekaan (1945-1950) muncul dari  para petani penggarap tanah-tanah partikelir. Model partikelir ini sudah bermunculan sejak berlakunya Undang-undang Agraria produk kolonial Belanda tahun 1870 (Agrarische Wet 1870). Reformasi Agraria di Awal Kemerdekaan Tuntutan para petani penggarap itu termanifestasi dalam  rupa-rupa bentuk perlawanan. Ada yang berupa protes sosial, pendudukan lahan, maupun perampasan. Perlawanan ini sudah bergelora jauh sebelum Indonesia merdeka. Perlawanan rakyat juga mengarah pada tata kelola agraria yang berbasiskan sistem feodal. Salah satu contohnya adalah perjuangan berbagai organisasi rakyat yang terhimpun dalam gerakan anti swapraja pada  tahun 1946 di daerah Surakarta. Gerakan ini bertujuan menghapus status Daerah Istimewa bagi Surakarta. Pasalnya, status daerah istimewa juga berdampak pada sistem kepemilikan tanah yang masih kental bercorak feodal. Gerakan sosial tersebut berhasil mendorong pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk  menjalankan reforma agraria dengan menghapuskan hak istimewa beberapa desa perdikan milik Mangkunegaran di daerah Banyumas, Jawa Tengah. Selanjutnya, pemerintah pusat mengeluarkan  Undang-undang No. 13 tahun 1946, yang menegaskan: hak istimewa (atas tanah) tidak sesuai dengan cita-cita revolusi Indonesia. Dengan dinegasikannya hak istimewa tersebut, pemerintah punya wewenang mengambil sebagian tanah milik aparatur desa era Mangkunegaran dan kemudian membagikannya kepada para petani penggarap. Namun, pemerintah tetap dikenai kewajian untuk memberi ganti-rugi kepada pemilik tanah dengan harga yang disepakati kedua pihak. Dari peristiwa sejarah ini terbukti bahwa reformasi agraria telah dilaksanakan pemerintahan Soekarno sejak awal kemerdekaan. Gerakan anti swapraja pun tidak hanya menjadikan tanah-tanah perdikan milik aparat Mangkunegaran untuk ‘dibidik’, tetapi juga menuntut penyerahan pabrik-pabrik dan perkebunan-perkebunan milik dari Kasunanan dan Mangkunegaran kepada masyarakat dan kaum buruh. Pergerakan rakyat Surakarta tersebut berbarengan dengan gerakan-gerakan serupa di seantero nusantara, yang bertujuan mengakhiri sistem agraria peninggalan feodal dan kolonial. Contoh lain reformasi agraria yang dilakukan pemerintah Soekarno pada masa revolusi kemerdekaan adalah dikeluarkannya UU nomor 13 tahun 1948 yang membenahi peraturan sewa tanah konversi milik bangsawan keraton Yogyakarta. UU ini sendiri diajukan oleh suatu panitia yang terdiri dari wakil-wakil pemerintah dan organisasi tani—diantaranya: Barisan Tani Indonesia (BTI), yang berafiliasi pada Partai Komunis Indonesia (PKI). Aturan perundang-undangan ini bertujuan mengatur ulang sistem upeti berupa uang kasepan dan uang dongklakan yang biasa dibayar rakyat penggarap kepada pihak keraton. Reformasi Agraria pasca Revolusi Kemerdekaan

reformasi agraria

Pasca revolusi kemerdekaan, pergolakan rakyat menuntut reformasi agraria secara konsisten dan menyeluruh pun tiada berhenti. Pada masa Demokrasi Liberal (1950-1959), terjadi pendudukan lahan-lahan perkebunan eks-kolonial Eropa,  khususnya di daerah Sumatera, yang dilakukan oleh kaum tani dan buruh perkebunan yang diorganisir oleh BTI dan SOBSI (Serikat Organisasi Buruh Se-Indonesia). Seringkali upaya-upaya ini terbentur oleh represi pihak militer yang disokong elit politik, khususnya Masyumi dan PSI (Partai Sosialis Indonesia). Dua kelompok ini pula yang mempelopori pemberontakan PRRI/Permesta yang didukung sepenuhnya oleh imperialis Amerika. Situasi ini memicu pemerintahan Soekarno untuk kembali  mengeluarkan regulasi yang mengatur tentang pendudukan dan penggarapan lahan-lahan eks-kolonial. Regulasi itu adalah UU Darurat No. 8 tahun 1954. Aturan perundang-undangan ini menegaskan bahwa tindakan pendudukan dan penggarapan lahan eks-perusahaan perkebunan dan tanah  partikelir Eropa  oleh  rakyat  bukanlah perbuatan melanggar hukum. Sejatinya, UU Darurat No. 8 tahun 1954 merupakan legalisasi secara tak langsung bagi aksi-aksi massa rakyat yang menduduki dan menggarap lahan bekas kolonial. Keluarnya UU ini tidak hanya memperhebat pendudukan lahan perkebunan eks-kolonial, tapi juga aksi-aksi pengambil alihan pabrik/perusahaan milik Belanda dan modal asing lainnya oleh kaum buruh. Dihentikannya sistem demokrasi liberal melalui Dekrit Presiden 5 Juli 1959 memberikan nuansa baru bagi perjuangan reformasi agraria di masa pemerintahan Soekarno. Pada era yang lebih dikenal sebagai Demokrasi Terpimpin inilah lahir momen yang sangat bersejarah, yakni diundangkannya UU No. 5 tahun 1960 tentang Pokok Agraria (UUPA). UUPA No. 5/1960 merupakan produk hukum yang mengakhiri hukum agrarian kolonial: UU Agraria 1870. UUPA No. 5/1960 memprioritaskan redistribusi tanah bagi petani miskin, menegaskan fungsi sosial dari tanah serta larangan dominasi pihak swasta dalam sektor agraria. Ini merupakan kemenangan kecil bagi kaum tani miskin. Redistribusi tanah yang diamanatkan UUPA No.5/1960 dilaksanakan melalui tiga tahap: 1)    Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)  No. 10 tahun 1961, yang merupakan aturan turunan UU No.5/1960, dilakukanlah pendaftaran tanah di seluruh teritori RI; 2)    Setelah dilakukan pendaftaran tanah, tahapan selanjutnya adalah penentuan tanah yang dikategorikan “tanah lebih” serta pembagiannya kepada petani tak bertanah berdasarkan PP No 224 tahun 1961; 3)    Di tahap ketiga sampai pada  pelaksanaan bagi hasil produksi pertanian yang berdasarkan UU No.2/1960 tentang perjanjian bagi hasil (PBH). Sebagian besar tahapan-tahapan reformasi agraria itu baru dimulai pada tahun 1963. “Molornya” waktu pelaksanaan reformasi agraria itu, antara lain, karena perjuangan merebut kembali Irian Barat dari tangan kolonialis Belanda pada kurun waktu 1961-1963. Selain itu, ketidak siapan birokrasi dan belum dicabutnya status negara dalam keadaan darurat perang (SOB) oleh militer turut memperlambat jalannya land reform. Kelambanan dalam penerapan UU PA No.5/1960 memicu ketidaksabaran massa rakyat tani. Dengan diorganisir BTI dan PKI, kaum tani penggarap bertindak langsung dengan menduduki lahan-lahan milik perkebunan swasta dan negara serta ‘tuan tanah’ yang masih tersisa di pedesaan Jawa. Para tuan tanah itu merupakan sisa-sisa kelas feodal yang sebagian bertransformasi menjadi ulama dan berafiliasi pada Nahdlatul Ulama (NU). Adapula kalangan priyayi yang masih menjadi ‘penguasa’ tanah sekaligus pegawai birokrasi dan umumnya berafiliasi pada Partai Nasional Indonesia (PNI). Polarisasi politik ini yang menyebabkan kekuatan Islam (NU) dan PNI konservatif, dengan dukungan militer-Angkatan Darat (AD), sering melakukan sabotase-sabotase terhadap pelaksanaan land reform. Disisi lain, Presiden Soekarno mendukung penuh pelaksanaan land reform yang sempat tersendat itu. Dalam pidato perayaan HUT RI tahun 1963 yang berjudul ‘Jalannya Revolusi Kita’ (Jarek), Soekarno menegaskan pentingnya pelaksanaan reformasi agraria atau land reform demi tercapainya cita-cita revolusi nasional. “Revolusi Indonesia tanpa land reform adalah sama saja dengan gedung tanpa alas, sama saja dengan pohon tanpa batang, sama saja dengan omong besar tanpa isi,” kata Bung Karno dalam pidatonya tersebut. Dalam kesempatan yang sama, Bung Karno juga berkata: “Tanah tidak boleh menjadi alat penghisapan, Tanah untuk Tani! Tanah untuk mereka yang betul-betul menggarap tanah!” Buah dari usainya tahapan pertama reformasi agraria yang dimulai tahun 1963  ialah tersusunnya daftar tanah yang bisa diredistribusikan seluas 337.000 hektar di Pulau Jawa, Madura, Bali dan Lombok. Kemudian pada bulan Desember 1964 dan Januari 1965, pemerintah melalui Menteri Agraria melaporkan keberhasilan proses “redistribusi tanah-tanah lebih” di Jawa, Madura, Lombok, Bali dan Sumbawa. Tanah yang  sudah diredistribusi adalah tanah negara dengan luas 454.966 hektar dan dibagikan kepada 568.862 orang petani penggarap. Pemerintah Soekarno sebenarnya berencana melanjutkan program reformasi agraria hingga tuntasnya redistribusi tanah bagi seluruh petani miskin dan penggarap di negeri ini. Namun, kekuatan kontra revolusi yang dipelopori militer-AD dan disokong penuh kaum imperialis Barat telah menghancurkan seluruh proses ini pada tahun 1965-1966. Soekarno pun jatuh. Seluruh proyek land reform yang dirancang sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat sosialis Indonesia  sudah hancur total. Indonesia kembali memasuki proyek re-kolonialisme. Apa yang ditentang keras oleh Soekarno, yakni tanah menjadi alat penghisapan, terus terjadi hingga sekarang. Sumber : http://www.berdikarionline.com

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | Leave a comment

Bung Karno : Risalah Hati

Bung Karno Berdialog dg Wali Allah

Suatu hari, pada sekitar bulan Juli 1965, Bung Karno berdialog dengan Syekh Kadirun Yahya, anggota dewan kurator seksi ilmiah Universitas Sumatra Utara (USU) yang juga menguasai lebih dari 17 bahasa international ini
Bung Karno (BK): Saya bertanya-tanya pada semua ulama dan para intelektual yang saya anggap tahu, tapi semua jawaban tidak ada yang memuaskan saya, en jij bent ulama, tegelijk intellectueel van de exacta en metaphysica-man.
Syekh Kadirun Yahya (SKY): Apa soalnya Bapak Presiden?
BK: Saya bertanya lebih dahulu tentang hal lain, sebelum saya mengajukan pertanyaan yang sebenarnya. Manakah yang lebih tinggi, presidentschap atau generaalschap atau professorschapdibandingkan dengan surga-schap?
SKY: Surga-schap. Untuk menjadi presiden, atau profesor harus berpuluh-puluh tahun berkorban dan mengabdi pada nusa dan bangsa, atau ilmu pengetahuan, sedangkan untuk mendapatkan surga harus berkorban untuk Allah segala-galanya berpuluh-puluh tahun, bahkan menurut Hindu atau Budha harus beribu-ribu kali hidup baru dapat masuk nirwana.
BK: Accord, Nu heb ik je te pakken Proffesor (sekarang baru dapat kutangkap Engkau, Profesor.) Sebelum saya ajukan pertanyaan pokok, saya cerita sedikit: Saya telah banyak melihat teman-teman saya matinya jelek karena banyak dosanya, saya pun banyak dosanya dan saya takut mati jelek. Maka saya selidiki Quran dan hadist. Bagaimana caranya supaya dengan mudah menghapus dosa saya dan dapat ampunan dan mati senyum; dan saya ketemu satu hadist yang bagi saya sangat berharga.
Bunyinya kira-kira begini: Seorang wanita pelacur penuh dosa berjalan di padang pasir, bertemu dengan seekor anjing yang kehausan. Wanita tadi mengambil segayung air dan memberi anjing yang kehausan itu minum. Rasulullah lewat dan berkata, “Hai para sahabatku, lihatlah, dengan memberi minum anjing itu, terhapus dosa wanita itu di dunia dan akhirat dan ia ahli surga!!! Profesor, tadi engkau katakan bahwa untuk mendapatkan surga harus berkorban segala-galanya, berpuluh tahun itu pun barangkali. Sekarang seorang wanita yang banyak berdosa hanya dengan sedikit saja jasa, itu pun pada seekor anjing, dihapuskan Tuhan dosanya dan ia ahli surga. How do you explain it ProfessorWaar zit‘t geheim?
Syekh Kadirun Yahya hening sejenak lalu berdiri meminta kertas.
SKY: Presiden, U zei, dat U in 10 jaren’t antwoor neit hebt kunnen vinden, laten we zein (Presiden, tadi Bapak katakan dalam 10 tahun tak ketemu jawabannya, mari kita lihat), mudah-mudahan dengan bantuan Allah dalam dua menit, saya dapat memberikan jawaban yang memuaskan.
Bung karno adalah seorang insinyur dan Kadirun Yahya adalah ahli kimia/fisika, jadi bahasa mereka sama-sama : eksakta.
SKY menulis dikertas:10/10 = 1.
BK menjawab: Ya.
SKY: 10/100 = 1/10.
BK: Ya.
SKY: 10/1000 = 1/100.
BK: Ya.
SKY: 10/bilangan tak berhingga = 0.
BK: Ya.
SKY: 1000000/ bilangan tak berhingga = 0.
BK: Ya.
SKY: Berapa saja ditambah apa saja dibagi sesuatu tak berhingga samadengan 0.
BK: Ya.
SKY: Dosa dibagi sesuatu tak berhingga samadengan 0.
BK: Ya.
SKY: Nah…, 1 x bilangan tak berhingga = bilangan tak berhingga. 1/2 x bilangan tak berhingga = bilangan tak berhingga. 1 zarah x bilangan tak berhingga = tak berhingga. Perlu diingat bahwa Allah adalah Maha takberhingga. Sehingga, sang wanita walaupun hanya 1 zarah jasanya, bahkan terhadap seekor anjing sekali pun, mengkaitkan, menggandengkan gerakkannya dengan Yang Maha Akbar, mengikutsertakan Yang Maha Besar dalam gerakkannya, maka hasil dari gerakkannya itu menghasikan ibadat paling besar, yang langsung dihadapkan pada dosanya yang banyak, maka pada saat itu pula dosanya hancur berkeping keping. Hal ini dijelaskan sebagai berikut: (1 zarah x tak berhingga)/dosa = tak berhingga.
BK diam sejenak lalu bertanya: Bagaimana ia dapat hubungan dengan Sang Tuhan?
SKY: Dengan mendapatkan frekuensinya. Tanpa mendapatkan frekuensinya tidak mungkin ada kontak dengan Tuhan. Lihat saja, walaupun 1 mm jaraknya dari sebuah zender radio, kita letakkan radio kita dengan frekuensi yang tidak sama, radio kita tidak akan mengeluarkan suara dari zender tersebut. Begitu juga, walaupun Tuhan dikabarkan berada lebih dekat dari kedua urat leher kita, tidak mungkin kontak jika frekuensinya tidak sama.
BK berdiri dan berucap: Professor, you are marvelous, you are wonderful, enourmous. Kemudian dia merangkul dan mencium tangan SKY tersebut lalu berkata: Profesor, doakan saya agar saya dapat mati dengan senyum di belakang hari.
Tidak lama Beberapa tahun kemudian, Bung karno meninggal dunia dalam keadaan Khusnul Khotimah. Resensi-resensi harian-harian dan majalah-majalah ibukota yang mengkover kepergian beliau, selalu memberitakan bahwa beliau Bung Karno dalam keadaan senyum ketika menutup mata untuk selama-lamanya.

Sumber :risallah-hati.blogspot.com

Posted in Uncategorized | Tagged , | Leave a comment

PERTANIAN BAWANG MERAH DI VIETNAM

Dalam cuaca kering sepanjang tahun, tanah di Nhon Hai Commune, Kabupaten Ninh Hai Provinsi Ninh Thuan, Vietnam sangat cocok untuk pertumbuhan berbagai jenis bawang, bawang merah khususnya, yang membawa pendapatan kepada petani.

Jika cuaca tidak  buruk, para petani di Nhon Hai Komune tumbuh empat tanaman bawang merah tiap tahun pada total luas lahan 350-400ha dan mencapai output lebih dari 5.000 ton bawang. Bawang merah merek Tuong (dari Merek Tuong 1 dan  Tuong 2, Desa di Nhon Hai Commune) dikenal secara nasional untuk lampu perusahaan mereka dan baunya yang harum.
Karena aroma khusus, bawang merah Nhon Hai ini telah menjadi tambahan kuliner yang sangat diperlukan. Pabrik-pabrik yang memproduksi mie instan di Kota Ho Chi Minh  dan provinsi selatan telah menggunakannya sebagai bahan utama untuk mie mereka. Nhon Hai Komune telah menjadi pemasok penting bawang merah untuk provinsi sekitarnya. Pertanian bawang merah di daerah ini telah menciptakan lapangan kerja bagi banyak orang lokal.

bwviet3
Nhon Hai adalah sebuah komunitas pantai dengan hanya 1.025 ha lahan pertanian dari total wilayah komune sebesar 3.750 ha. Tanahnya berpasir sehingga sangat cocok untuk tanaman yang tahan kekeringan, seperti tembakau, cabai, dan bawang merah, kapas. Metode budidaya bawang merah agak sederhana dan kurang memakan air. Bawang merah adalah tanaman yang dipilih penduduk Desa Nhon Hai  untuk ditanam dalam  meningkatkan pembangunan ekonomi.

BW viet2
Untuk memastikan kualitas bawang merah, Desa Nhon Hai  umumnya menggunakan dua strain. Satu strain memiliki 2-3 lampu di akar. Lampu besar, tegas dan mengkilap dan memiliki warna merah tua. Strain lain memiliki 4 lampu atau lebih dalam akar. Lampu ini lebih kecil tetapi produktivitas lebih tinggi.

bw4

Setiap tahun, selama waktu panen seluruh Nhon Hai Komune ramai. Semua penduduk desa, tua dan muda  sibuk dengan pekerjaan mereka. Dari ladang, bawang ditarik ke atas dan diikat dalam bundel besar untuk diangkut pulang. Di rumah, perempuan dan anak mengklasifikasikan bawang dan mengikatnya  dalam bundel kecil sekitar 2kg masing-masing untuk dijual ke pedagang dengan harga 7.000 VND per kilogram. Output dari bawang merah di Nhon Hai rata-rata sekitar 10 ton per hektar.

Di Provinsi Ninh Thuan yang dianggap “oven besar”, budidaya tanaman yang tahan kekeringan, seperti bawang merah bisa mengalami kesulitan, terutama di musim kemarau. Untuk memiliki cukup air untuk mengairi bawang, petani telah menggali ratusan kolam untuk mengeksploitasi sumber air bawah tanah. Mereka juga telah membangun saluran irigasi kecil untuk membawa air ke sawah. Oleh karena itu pada musim kemarau bawang masih tumbuh dengan baik dan menghasilkan tanaman bumper.

BW VIET1

Bawang merah adalah tanaman multi-fungsional. Bohlam yang digunakan sebagai bumbu dan daunnya digunakan sebagai makanan untuk rusa dan domba. Jika cuaca berubah buruk dengan kekeringan yang berkepanjangan dan daerah untuk tumbuh rumput adalah pada penurunan, penggunaan bawang merah daun untuk meningkatkan rusa dan domba adalah solusi yang baik. Selain itu, daun bawang merah berguna untuk meningkatkan kemampuan reproduksi rusa dan domba dan mencegah beberapa penyakit usus. Red bawang telah membantu untuk mengembangkan peternakan di Nhon Hai Komune dan membawa lebih banyak pendapatan bagi petani.

Berkat bawang merah, banyak keluarga di Nhon Hai tidak hanya memiliki kehidupan yang stabil tetapi juga menjadi kaya dan menjamin pendidikan anak-anak mereka. “

Bawang Merah bisa mencegah bakteri. Mereka juga dapat mencegah dan menyembuhkan: peradangan, membengkak dan nyeri yang disebabkan oleh arthritis, rematik, asma dan hiperemia pernapasan. Hal ini efektif dalam mencegah diabetes dan kanker usus besar dan memperkuat tulang.

Posted in Uncategorized | Tagged , , , | Leave a comment

Menerapkan Teknologi Terbaru untuk Meningkatkan Produksi Padi

Para ilmuwan telah menyarankan bahwa Bangladesh harus membayar perhatian khusus terhadap potensi yang belum dimanfaatkan dan teknologi terbaru untuk meningkatkan produksi beras, karena negara ini dihadapkan pada  tantangan yakni  pertumbuhan penduduk yang cepat, penurunan tanah dan terjadinya bencana alam.

Mereka mengatakan bahwa Bangladesh  hampir swasembada beras ditandai dengan lebih dari tiga ton crore produksi tahunan, tetapi  diharapkan dapat menjaga pertumbuhan tahunan 1,7 persen untuk memenuhi kebutuhan mungkin terasa sangat sulit dengan teknologi yang ada dan sistem pengelolaan tanaman yang saat ini diterapkan.

Pengamatan berasal dari  sebuah simposium tentang” Ketahanan pangan di Bangladesh: visi dan strategi International Rice Research Institute (IRRI)” yang diselenggarakan oleh IRRI di Bangabandhu International Conference Center di ibukota kemarin.

“Perhatian khusus harus diberikan untuk daerah dataran tinggi. Misalnya, Bukit Chittagong adalah sebuah daerah yang luas memiliki potensi yang sangat besar untuk produksi tanaman,” kata M Syeduzzaman,  Dewan Pembina anggota IRRI.

Dia mengatakan bioteknologi di bidang pertanian telah membuat banyak perkembangan, negara harus mengambil peluang ini.

Research Council Pertanian Bangladesh  Executive Chairman, Dr Waise Kabir, mengatakan beras hasil kesenjangan – kesenjangan antara ‘kemungkinan hasil’ dan ‘hasil nyata’ – masih melebar di Bangladesh. Untuk memenuhi tantangan masa depan tidak pernah mungkin tanpa mengurangi kesenjangan.

Dia menyarankan untuk penelitian komprehensif mengenai kebijakan pertanian untuk menemukan mechanisations tepat untuk meningkatkan produksi.

IRRI Perwakilan di Bangladesh, Dr Zainul Abidin, mengatakan masalah utama bagi ketahanan pangan di Bangladesh adalah bahwa populasinya meningkat 1,5-1,6 persen per tahun, sementara lahan pertanian menurun sebesar satu persen.

Abidin mengatakan produksi beras negara itu telah meningkat selama bertahun-tahun terutama karena varietas unggul, tetapi potensi mereka telah hampir pada tingkat tertinggi sekarang.

Di sisi lain, iklim sangat tidak menentu – kekurangan hujan selama musim hujan dan banjir  telah menempatkan pertanian beresiko. Selain peningkatan salinitas di daerah pesisir telah menimbulkan  tantangan baru, kata Abedin.

Dia menyarankan meningkatkan dan mengembangkan varietas padi yang toleran terhadap situasi iklim yang buruk, memperbaiki pengelolaan tanaman, dan mendidik petani oleh pejabat terampil dan menghilangkan hambatan adopsi teknologi baru.

IRRI Ilmuwan Jauhar Ali, Glenn Gregorio, US Singh, JK Ladha dan Ronald Buresh juga berbicara.

bangladesh aerial photo 1

bangladesh aerial photo 1 (Photo credit: ulricjoh)

Posted in Uncategorized | Tagged | Leave a comment

Menjadi Petani Tanpa Pengalaman

Anda ingin menjadi petani, Namun Anda tidak pernah mau bangkit untuk menanam  atau beternak? Berikut adalah cara untuk masuk ke pertanian dan mengkompensasi kurangnya pengalaman pertanian.

berbagai ide ini mengarah pada empat jalan menuju sukses :

1. Tentukan mengapa Anda tertarik dalam pertanian.
Ini kerja keras, mengambil banyak tanggung jawab, dan tentu saja  sebuah usaha tidak mudah menghasilkan uang dengan banyak. Industri ini, untuk sebagian besar, direndam dalam tradisi (yaitu pendatang baru tidak benar-benar disambut dengan tangan terbuka). Jika Anda belum pernah bertani dalam hidup Anda, atau  Anda tidak memiliki pengalaman pertanian apapun untuk membawa ke meja kerja Anda serta  belum ingin menjadi petani, Anda harus berharap banyak dengan mengangkat alis anda untuk memunculkan ide-ide bahwa antara petani dan non-petani sama. Bersiaplah untuk menjawab pertanyaan “Mengapa Anda ingin bertani?” dengan keyakinan.

Step-1

 

2. Memilih jenis pertanian yang ingin Anda  lakukan.

Dalam kebanyakan kasus ada dua jenis pertanian untuk dipilih  :

a. Tanaman, yang meliputi biji-bijian (minyak sayur, sereal dan tanaman pulsa), kebun buah-buahan, peternakan,  produksi sayuran, produksi hay dan produksi silase, dan ternak, termasuk meningkatkan daging sapi atau sapi perah, babi, unggas, kuda, domba, kambing, peternakan lebah atau hewan eksotis.

b. Pertanian organik, adalah sektor lain pertanian yang mencakup semua tanaman dan produksi ternak, namun berkenaan dengan cara-cara non-konvensional menghasilkan produk tersebut.

Step-2

 

Peternakan komersial / industri bergantung pada lebih dari satu perusahaan untuk memiliki sebuah peternakan beroperasi. Misalnya, peternakan sapi perah tidak bisa menjadi peternakan sapi perah yang menguntungkan tanpa adanya silase, jerami dan biji-bijian dari perusahaan lain. Sebuah tanaman/ peternakan akan sering panen melalui penanaman rotasi setidaknya dua tanaman per musim, Ketersediaan sereal, biji minyak dan / atau tanaman pulsa setiap tahun, dalam rangka memenuhi pasar bagi pertanian. Hal ini umumnya dianggap bahwa semakin besar pertanian, semakin sedikit sektor atau perusahaan  dalam operasinya. Namun, hal ini tidak selalu menjadi nyata, dan bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan ketika Anda memilih apa dan bagaimana Anda akan ke Pertanian/peternakan. Anda memiliki hak untuk memilih apa perusahaan dan sektor yang Anda inginkan untuk pertanian Anda.
Banyak peternakan/pertanian keluarga  yang mengandalkan operator tunggal – mereka akan  menjadi besar atau kecil – memiliki setidaknya lima  perusahaan dalam operasi mereka. Ini tidak biasa untuk sebuah peternakan keluarga menjadi pertanian campuran, dengan kata lain memiliki sebuah peternakan dengan kedua tanaman dan ternak sebagai bagian dari operasinya.

3. Pertimbangkan menemukan peternakan yang lebih Potensial terhadap jenis pertanian yang ingin Anda jalankan.

Mungkin ada beberapa di daerah Anda, ada mungkin tidak. Bertanya-tanya. Cari di Web, mencari tahu tentang keadaan daerah setempat untuk mendatang  / pameran pertanian untuk  dikunjungi. Di sana Anda akan menemukan produsen yang serius dan aktif. Berbicara dengan mereka. Tanyakan kepada mereka berbagai hal seperti apa yang mereka lakukan (yaitu, jenis operasi apa yang mereka jalankan), bagaimana pertanian mereka telah berubah dari waktu ke waktu, di mana mereka percaya akan sektor mereka, dan jika Anda bisa, mampir ke pertanian mereka dan mengunjungi beberapa waktu. Petani umumnya ramah, rendah hati, dan menyambut baik orang-orang, meskipun ada beberapa atau lebih yang dijaga kerahasiannya.

4. Bagian Berpakaian.

Hal ini mungkin terdengar dangkal, tetapi jika Anda berjalan ke sebuah wawancara firma hukum mengenakan celana jins dan sepatu bot, itu sama dengan berjalan ke sebuah peternakan mengenakan sepasang Dockers dan sepatu. Jika Anda baru memulai di bidang pertanian, Anda mungkin akan melakukan banyak pekerjaan fisik. Kenakan bersih t-shirt, celana jeans, dan sepatu bot, terutama mereka yang standar keamanan disetujui dan memiliki jari-jari kaki baja. Berinvestasi dalam sepasang sarung tangan kerja karena Anda akan harus menangani bahan dan alat-alat yang bisa memberikan beberapa irisan , jari terluka, atau lecet dalam jangka waktu singkat. Mereka juga ideal jika Anda tidak ingin mendapatkan tangan Anda sangat kotor. Namun Anda akan menemukan bahwa sarung bisa menjadi sakit jika Anda bekerja dengan benda-benda kecil (seperti mur dan baut) yang memerlukan jari telanjang Anda tidak terhalang oleh tebal  sarung tangan. Jika Anda memiliki rambut panjang, ikat kembali jalinan atau dikuncir sehingga tidak terjebak dalam apa-apa. Topi yang sangat ideal juga, untuk menjaga mata Anda dan kepala berbayang dari matahari cerah.

Step-4

 

5. Memagang, dengan menawarkan layanan Anda sebagai buruh atau buruh tani.

Memagang dengan menawarkan layanan Anda sebagai buruh atau buruh tani. Ini adalah langkah yang paling penting dalam menjadi petani karena Anda bekerja dalam pertukaran untuk kesempatan untuk belajar, atau untuk memperoleh lebih  pengalaman saat Anda bekerja sebagai buruh tani yang disewa. Karena Anda baru memulai, Anda akan masuk di bagian bawah tiang totem (seperti yang terjadi di sebagian besar karir). Jika Anda ingin mendapatkan rasa hormat, Anda harus:

  • Secara fisik fit. Jika Anda pikir Anda bisa bertani tanpa berjongkok, membungkuk, mengangkat, atau menarik, Anda tidak realistis. Manajer pertanian, hanya yang  membayar upah mereka dapat melewati beberapa pekerjaan fisik, tapi kadang  mereka harus sering mendorong tubuh mereka mendekati  pekerjaan itu. Sadarilah bahwa ketika Anda melihat “sehat secara fisik” tidak berarti Anda harus dibangun seperti atlet atau pergi ke pertandingan  setiap saat. Ya, Anda harus kuat dan mampu untuk berlutut, membungkuk, berjongkok, mengangkat, mendorong, menarik dan bahkan berjalan, tapi itu tidak berarti Anda harus kurus dan hanya otot dan otot seperti atlet Olimpiade!! Pertimbangkan ini: bahkan mereka yang pergi ke pertandingan  setiap saat atau bisa joging atau lari 5 mil sehari tidak akan bertahan selama seseorang yang tampaknya tidak layak dan belum memiliki etos kerja yang besar dan bekerja keras sebagai  salah satu dari yang kelihatannya  sangat cocok dan atletis.
  • Bersikaplah fleksibel. Anda harus bersedia untuk melakukan dan belajar untuk melakukan apa saja dan segala sesuatu yang perlu untuk dilakukan di sebuah peternakan Anda bekerja. Ini mungkin termasuk: menaiki tangga atau memanjat di atas tempat biji-bijian;  mesin operasi seperti mengarahkan skid , traktor atau menggabungkan ;membunuh hama seperti tikus dan kelinci ; menangani binatang nakal yang dapat membahayakan Anda dalam beberapa cara ; menjaga makanan   dan memerah susu sesuai jadwal ; penyiangan dan panen selama 12 jam nonstop atau lebih  dengan sedikit atau tidak ada istirahat ; menerapkan pestisida ; memperbaiki dan / atau mempertahankan mesin, mengobati ternak yang sakit dll. Pertanian bukanlah pelangi atau  kupu-kupu, dan tidak romantis seperti film-film Hollywood dan Disney.  Jika ada sesuatu yang Anda tidak bersedia untuk melakukan atau tidak nyaman melakukan, dapat  dipahami bahwa pilihan Anda mungkin terbatas seperti itu. Namun, jika, misalnya, Anda tidak nyaman dengan euthanasia hewan yang sakit dan sekarat, Anda mungkin akan kehilangan titik untuk memahami bahwa Anda benar-benar melakukan hal yang paling baik bagi hewan itu dan tidak melakukan kerusakan lebih lanjut. Anda juga mungkin kehilangan kesempatan untuk belajar sesuatu yang penting yang sangat penting dan sangat banyak bagian dari operasi pertanian.
  • Ekspresikan keinginan Anda untuk belajar. Menonton orang melakukan apa yang mereka lakukan dan meminta mereka untuk mengajarkan Anda , sering Anda juga dapat menemukan bahwa Anda harus bertanya mengapa mereka melakukan apa yang mereka lakukan. Anda akan melalui kurva belajar yang curam tahun pertama Anda adalah bagian dari operasi pertanian, dan akan melalui berbagai proses belajar termasuk bagaimana mengubah minyak traktor, memperbaiki, menggabungkan, menyiapkan ternak untuk memerah susu, bagaimana mengelola padang rumput dan ternak yang merumput , membuat pakan untuk ternak, dan bahkan bagaimana membedakan antara gandum dan padi. Anda tidak bisa berharap untuk menjadi petani kecuali Anda tahu seni, ilmu pengetahuan dan teknis yang terjadi pada  pertanian/peternakan  serta  operasi yang berlangsung di sebuah pertanian/peternakan tersebut. Pembelajaran yang terbaik siapa pun dapat memilikinya  dari pertanian adalah dengan pengalaman yang mereka peroleh. Begitu banyak, pengalaman kehidupan nyata pertanian (atau peternakan) semua terserah Anda untuk mengalaminya.
  • Memiliki rasa humor yang baik. Tertawa membuat hari berlalu dengan cepat, terutama ketika otot Anda sakit dan Anda merasa seperti jari-jari Anda akan jatuh dan cuaca telah merusak rencana Anda . Sikap positif merupakan aset untuk pertanian/ peternakan apapun!

Step-5

6. Sekali Anda merasa Anda memiliki cukup pengalaman,

Mulai merencanakan sebuah pertanian/peternakan Anda sendiri. Setidaknya satu atau dua tahun dapat diambil pengalaman untuk menjadi  bagian dari operasi pertanian sebelum mereka dapat dianggap “cukup baik”.

Posted in Uncategorized | Tagged , | Leave a comment